Bulu babi atau yang juga dikenal dengan landak laut adalah makhluk
laut kecil yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh duri tajam beracun.
Landak laut bisa ditemukan dengan
mudah di perairan dangkal dengan air yang hangat atau di celah-celah karang
terjal.
Meski tampak menyeramkan, bulu
babi bukanlah makhluk yang agresif. Duri yang tajam di seluruh tubuh hewan ini
berguna sebagai pelindung dari pemangsanya.
Pada dasarnya, bulu babi memiliki
dua sistem pertahanan, yaitu duri dan pedicellariae.
Duri yang menyelimuti semua
bagian makhluk laut ini cukup tajam untuk menusuk kulit, tetapi juga mudah
patah.
Akibatnya, ketika Anda tak
sengaja tertusuk, patahan duri-duri bisa menancap dan tertinggal di kulit
bagian dalam.
Sistem pertahanan diri yang kedua
adalah pedicellarie, yaitu organ
halus yang terletak di antara duri-duri landak laut.
Menurut buku Sea Urchin Toxicity, pedecellariae
berfungsi untuk melepaskan racun
ketika bulu babi menempel pada suatu objek, termasuk ketika hewan laut satu ini
tak sengaja Anda injak.
Itulah mengapa perlu pertolongan
pertama yang tepat bila Anda tidak sengaja menginjak bulu babi.
Kebanyakan orang tertusuk bulu
babi ketika berenang di laut dan tidak sengaja menginjak atau menyentuh hewan
laut ini.
Bentuknya yang unik membuat
beberapa orang tertarik menyentuh landak laut secara langsung tanpa menyadari
bahwa durinya mengandung racun berbahaya.
Sensasi tertusuk bulu babi tidak
sama dengan tersengat ubur-ubur, melainkan lebih mirip seperti tertusuk duri
dari bunga. Bedanya, sensasi tusukan duri bulu babi terasa lebih menyakitkan.
Bagian kulit yang tertusuk bulu
babi biasanya terasa nyeri, gatal, perih, berwarna kemerahan, dan menjadi
bengkak.
Apabila luka tusukan terlalu
dalam, Anda bisa mengalami cedera yang sangat serius. Efek terkena racun dari
tertusuk duri bulu babi juga menyebabkan gejala seperti berikut:
· nyeri otot,
· lemas, lesu, tidak bertenaga,
· kelumpuhan, dan
· syok.
Dalam kasus yang parah,
gejala-gejala di atas bisa juga memicu kegagalan pernapasan bahkan kematian.
Selain itu, tusukan duri landak
laut sering meninggalkan luka pada kulit yang dapat dengan mudah menyebabkan
infeksi luka, terutama jika tidak segera diobati.
Berdasarkan studi berjudul
Treatment of Sea Urchin Injuries, berikut ini adalah cara melakukan pertolongan
pertama saat tertusuk atau terkena sengatan bulu babi:
1. Merendam luka
Hal pertama yang
harus Anda lakukan sesaat ketika tertusuk racun bulu babi karena tak sengaja
terinjak adalah tetap tenang dan jangan panik.
Ingat, kepanikan
bisa membuat Anda bergerak lebih gaduh. Ini justru dapat mempercepat penyebaran
racun ke bagian tubuh lainnya. Setelah itu, segeralah menepi ke daratan.
Segera rendam
area yang tertusuk bulu babi di dalam air hangat atau air garam selama 30-90
menit untuk mengurangi rasa sakit dan melunakkan duri yang menancap di kulit.
Selain itu,
merendam bagian kulit yang terdampak dapat membantu mengurangi pembengkakan
pada kulit.
Penting
diketahui, menggunakan urine untuk merendam luka tusuk landak laut bukanlah
cara yang tepat. Cara ini justru melainkan meningkatkan risiko infeksi dari
kuman yang terdapat pada urine.
2. Menyingkirkan duri
Secara perlahan,
cobalah untuk mencabut potongan duri bulu babi sebanyak yang Anda bisa. Ini
merupakan cara mengatasi yang juga penting untuk Anda lakukan bila tertusuk
bulu babi.
Jika
memungkinkan, gunakan pinset untuk mengambil duri-duri besar yang tertancap di
kulit.
Anda juga bisa
menggunakan pisau cukur untuk mengikis pedicellaria yang tertinggal di kulit.
Pastikan Anda menggunakan pisau cukur dengan hati-hati.
Setelah berhasil
mencabut duri-duri yang menancap, segera bersihkan luka dengan sabun dan air
bersih. Hal ini dilakukan untuk menghindari infeksi di area yang terdampak.
Masalah terbesar
yang perlu diwaspadai adalah duri landak laut yang sering pecah di bawah kulit.
Oleh sebab itu, berhati-hatilah ketika mencabut duri tersebut dari kulit Anda.
Pastikan Anda
bisa mengambil durinya secara utuh sehingga tidak ada yang tertinggal di dalam
kulit.
3. Minum obat pereda nyeri
Anda juga bisa
mengurangi rasa sakit dari luka tusukan dengan mengonsumsi obat pereda nyeri,
seperti ibuprofen maupun acetaminophen.
Apabila area
yang tertusuk bulu babi terasa gatal, Anda juga bisa menggunakan salep
hidrokortison yang bisa dibeli bebas di toko obat.
Sebaiknya segera hentikan penggunaan obat hidrokortison segera dan hubungi dokter Anda jika gejala luka terbuka justru semakin memburuk.
Penggunaan krim
antibiotik oles seperti Neosporin di daerah yang tertusuk bulu babi juga bisa
membantu meringankan gejala yang ada.
Akan tetapi,
pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter sebelum menggunakan obat
antibiotik. Pasalnya, obat antibiotik tidak boleh digunakan sembarangan.
Kapan harus segera ke dokter?
Segera cari pertolongan medis
jika ada duri yang tidak bisa Anda lepaskan atau luka terlalu perih saat
dibersihkan.
Selain itu, Anda juga diharuskan
segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami kondisi di bawah ini setelah
terkena bulu babi:
· Mengalami rasa sakit yang tak kunjung sembuh setelah tiga sampai empat hari tersengat bulu babi.
· Ada tanda-tanda infeksi di area yang tertusuk bulu babi dan bagian tubuh lainnya.
· Anda mengalami nyeri otot dan kelelahan yang ekstrim.
Dokter umumnya akan melakukan
serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu sebelum merekomendasikan pengobatan
tertentu.
Pertama-tama, dokter akan
bertanya tentang kapan sengatan itu terjadi dan apa saja gejala yang Anda
keluhkan.
Setelah itu, dokter akan
melakukan pemeriksaan fisik dengan melihat bagian tubuh yang tertusuk bulu
babi.
Jika dokter mencurigai adanya
duri landak laut yang tertinggal di dalam kulit Anda, dokter mungkin akan
menganjurkan untuk melakukan foto rontgen dengan sinar X, USG, atau MRI.
Pada kondisi duri tertanam di
dalam tubuh atau di dekat sendi, doker mungkin memerlukan pengangkatan dengan
pembedahan.
Dokter juga bisa meresepkan obat
antibiotik dan menganjurkan Anda untuk mendapatkan suntikan anti-tetanus.
Dengan mendapatkan perawatan
medis, proses penyembuhan luka pun menjadi lebih cepat. Efek berbahaya terkena atau
tertusuk bulu babi pun bisa segera dicegah.
(Dari berbagai sumber)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar